Laman

Aneka Disain Kebaya Pengantin Haute Couture

Aneka Disain Kebaya Pengantin Haute Couture

Rabu, 10 April 2013

Kebaya Nasional Tradisional dan Modern

Kebaya nasional adalah warisan yang tidak ternilai dalam sejarah busana di Indonesia. Karakter busana ini sendiri melambangkan kelembutan, kesabaran, keramahan, dan menonjolkan aura feminin pemakainya. Pakaian ini dipakai untuk acara-acara resmi, penjahit kebaya sering mengkombinasikan dengan selendang dan aksesori lainnya. Namun memang cara pemakaiannya bisa bergantung pada muatan lokal budaya masing-masing daerah.


Filosofi pakaian kebaya nasional sendiri mengartikan bahwa ada beragam budaya di Indonesia. Nilai tradisional dan modern diperkaya oleh ratusan suku dari puluhan propinsi, ini merupakan keunikan adibusana negara Indonesia dengan kebaya nasional Indonesia. Untuk melengkapi busana tersebut, jangan lupa untuk merias diri pula dengan penggunaan sanggul dan sebagainya agar penampilan semakin cantik.


Kebaya keunikan dapat dengan mudah ditemukan di dalamnya desain khusus, keindahan dan materi itu digunakan. Bahan dari Kebaya umumnya bahan tipis dari berbagai jenis kain seperti Brocade, tulle, sutra atau satin, yang dibordir dengan pola bunga, dan dihiasi oleh renda dan manik-manik cantik. Kebaya digunakan oleh dipasangkan dengan kain Sarung Batik atau yang sedang dilipat ke tubuh dibungkus sedemikian rupa tanpa menggunakan jahitan untuk membuat efek menarik pada tubuh, dan biasanya dikenakan dengan styling khusus rambut. Selain dari bahan tipis, ada Kebaya terbuat dari bahan beludru tebal yang dihiasi dengan bordir emas, tapi jenis kebaya tidak banyak jenisnya.

Beragam Kebaya Nasional
Berikut beragam kebaya nasional berdasarkan jenisnya:

  1. Kebaya Pernikahan biasanya terbuat dari brokat, tulle dan pola renda yang dipenuhi dengan bordir rumit dan manik-manik cantik. Semuanya umumnya dibuat dalam desain yang membentuk bentuk tubuh.
  2. Kebaya Kartini dikenakan oleh wanita ningrat pada zamannya, yakni sebagai contoh R.A Kartini. Panjang kebaya ini bisa sampai menutupi panggul denngan lipatan keras bentuk vertikal sehingga membuat pemakainya terkensan lebih ramping dan tinggi.
  3. Kebaya Encim adalah Kebaya kombinasi baju khas Melayu dan China. Biasanya terbuat dari bahan katun atau organdi dan leher bentuk huruf ‘V’ dengan bordiran di satu sisi panjang sampai ke kerah. Pemakainya pun tampak lebih langsing dan jenjang namun tetap padat.
  4. Kebaya Kutubaru merupakan kebaya pada umumnya dengan tambahan kain untuk penghubung sisi kanan dan kiri kebaya yakni pada bagian perut dan dada. Orang sering pula menyebutnya sebagai kemben dan perlu ditambah stagen atau korset agar pemakainya kelihatan lebih langsing.
  5. Kebaya Bali digunakan dengan tambahan obi yang melilit di bagian pinggang. Obi tersebut ada yang berupa kain yang terpisah dari kebaya dan dipasang, namun ada juga yang berbahan brokat atau katun. Pakaian untuk kebaya Bali ini biasanya sudah dirancang sepasang dengan pemakai pria. Jadi jika dikenakan berdua akan klop untuk menghadiri upacara keagamaan misalnya. 


Informasi ini disampaikan oleh penjahit kebaya Jakarta Selatan yang diambil dari berbagai sumber.

Tidak ada komentar:

Poskan Komentar